Peringatan Hari Lahir FoSSEI dengan melakukan Halal Run , Kampanye Nasional Ekonomi Syariah

JATIMAKTUAL, PAMEKASAN,- Meriahkan hari lahirnya Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) komisariat Madura menggelar kampanye ekonomi syari’ah dengan tigline berani halal, Minggu (13/05/2018).
Pagelaran kampanye berani halal itu diikuti mahasiswa ekonomi dari berbagai kampus di Madura, meliputi  IAIN Madura, UTM Bangkalan, IAI AL-Khairat Pamekasan, STAIS Syeihona Kholil Bangkalan dan STAINATA Sampang.
Dalam agenda itu bertujuan untuk mengkampanyekan ekonomi syariah dan deklarasi masyarakat berani halal. Gerakan itu adalah gerakan serentak nasional yang di adakan di 12 Provinsi di Indonesia.
“Gerakan ini ada di 12 Provinsi, sedangkan di Jawa Timur ada di 3 Kota atau Kabupaten, yakni ada di Jember, Probolinggo dan Madura tepatnya saat berjalannya Car Free Day (CFD) di Monumen Arek Lancor (Arlan) Pamekasan,” tutur Khoirul Kirom Kordinator FoSSEI Komsat Madura.
Agenda tersebut akan di tutup dengan teatrikal tarik tambang antara Aktor Halal (selaku bank syariah) dan Aktor Haram (selaku bank konvensional) yang di menangkan oleh Kelompok barisan Halal.
“Makna dari teatrikal ini sebenarnya bermakna bahwa kita mendukung dan berkewajiban untuk berani hidup halal,” papar Komsat Asal IAIN Madura.
Dasar agenda ini adalah Pembumian Ekonomi syariah di Indonesia. Dasar ini ada dalam visi FoSSEI, bertepatan hari ini adalah hari lahir FoSSEI yang ke 18 tahun 13 Mei 2000, yang dikemas dengan kampanye Ekonomi syariah dan deklarasi masyarakat halal.

http://www.jatimaktual.com/2018/05/fossei-komisariat-madura-kampanyekan.html?m=1

PAMEKASAN-Memperingati hari lahirnya Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), Komisariat Madura menggelar Kampanye Ekonomi Syariah dengan tagline ‘Berani Halal’, Minggu (13/05/2018). Peserta terdiri dari mahasiwa Ekonomi Syariah di 5 kampus di Madura, yaitu IAIN Madura, UTM Bangkalan, STAIS Bangkalan, STAI Al Khairot Pamekasan, dan STAINATA Sampang.

Koordinator FoSSEI Komisariat Madura, Khoirul Kirom mengatakan, agenda tersebut bertujuan untuk mengkampanyekan ekonomi syariah dan deklarasi masyarakat berani halal. Gerakan itu adalah gerakan serentak nasional yang diadakan di 12 provinsi di Indonesia.

“Gerakan ini ada di 12 provinsi, sedangkan di Jawa Timur ada di 3 kota atau kabupaten. Ada di Jember, Probolinggo, dan Madura tepatnya di CFD Arek Lancor Pamekasan ini,” katanya, Minggu (13/05/2018).

Ditambahkan, Kampanye Berani Halal juga bertujuan untuk mengajak lapisan masyarakat tentang pentingnya gaya hidup halal. “Baik dari cara berperilaku, mengkonsumsi makanan, bahkan menabung uangpun di bank syariah,” ujar Kirom.

Acara tersebut ditutup dengan aksi teatrikal Tarik Tambang. Terlihat adegan saling tarik menarik antara Aktor Halal dan Aktor Haram yang dimenangkan oleh kelompok barisan Halal.

“Makna dari teatrikal ini sebenarnya bermakna bahwa kita mendukung dan berkewajiban untuk berani hidup halal,” jelas Kirom, Komsat asal IAIN Madura.

http://matamaduranews.com/peringati-harlah-fossei-komisariat-madura-kampanyekan-berani-halal/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *