(CFP) KONSEPSI MODEL FINTECH SYARIAH GUNA MENGEMBANGKAN UMKM BERBASIS PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH

UMKM merupakan UMKM merupakan salah satu sektor perekonomian di Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan negara. Menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM pada tahun 2013 sektor UMKM mampu menyumbang 59,08 % Pendapatan Domestik Bruto atas dasar harga berlaku. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pasca krisis ekonomi tahun 1998 jumlah UMKM semakin meningkat, bahkan telah mampu menyerap 85 hingga 107 juta tenaga kerja sampai tahun 2012. Adapun jumlah UMKM pada tahun yang sama telah mencapai 56.539.560 unit yang terdiri dari 99,99% atau 56.534.592 unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sisanya sekitar 0,01% atau 4.968 unit adalah usaha besar. Besarnya potensi UMKM membuktikan adanya peluang yang besar bagi industri keuangan karena 60-70% pelaku UMKM masih unbankable (Bank Indonesia, 2016). Banyaknya UMKM yang masih unbankable, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencoba menginisiasi kerjasama dengan para start up fintech di Indonesia untuk memperoleh alternatif pembiayaan bagi UMKM pengelahan sampah di Kabupaten Banyuwangi. Adapun start up fintech yang berkonsep Peer To Peer (P2P) lending mampu menghubungkan langsung peminjam dan pemberi pinjaman melalui bantuan teknologi seperti amartha.com, koinworks, modalku, dan pinjam.co.id. (konvensional), yang seharusnya juga dapat dilakukan oleh startup fintech yang berprinsip syariah. Dalam melakukan penulisan karya ini, analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder. Konsepsi model fintech syariah merupakan langkah strategis untuk mengembangkan UMKM yang berbasis pemanfaatan dan pengolahan sampah dengan mempertimbangkan dan memegang 6 nilai keberlanjutan, serta beberapa peluang dan ancaman yang ada di dalamnya.

CFP_Konsepsi Model Fintech Syariah Guna Mengembangkan UMKM_Andre Pupung_KSEI HIMA EKIS Unair (PDF)

Keywords: fintech, Kabupaten Banyuwangi, pengolahan sampah, UMKM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *